Jun
26
Filed Under (Uncategorized) by jasmine-1480 on 26-06-2007

kutipan,

Pada suatu hari,
seorang pemuda berdiri di tengah kota dan
menyatakan bahwa dialah pemilik hati
yang terindah yang ada
di kota itu. Banyak orang kemudian
berkumpul dan mereka
semua mengagumi hati pemuda itu,
karena memang benar-benar
sempurna. Tidak ada satu cacat atau
goresan sedikitpun di
hati pemuda itu. Pemuda itu sangat
bangga dan mulai
menyombongkan hatinya yang indah.

Tiba-tiba, seorang lelaki tua
menyeruak dari kerumunan,
tampil ke depan dan berkata
"Mengapa hatimu masih belum
seindah hatiku ?".

Kerumunan orang-orang dan pemuda itu
melihat pada hati pak
tua itu. Hati pak tua itu berdegup
dengan kuatnya, namun
penuh dengan bekas luka, dimana ada
bekas potongan hati yang
diambil dan ada potongan yang lain
ditempatkan di situ;
namun tidak benar-benar pas dan ada
sisi-sisi potongan yang
tidak rata. Bahkan, ada bagian-bagian
yang berlubang karena
dicungkil dan tidak ditutup kembali.
Orang-orang itu
tercengang dan berpikir, bagaimana
mungkin pak tua itu
mengatakan bahwa hatinya lebih indah ?

Pemuda itu melihat kepada pak tua itu,
memperhatikan hati
yang dimilikinya dan tertawa
"Anda pasti bercanda, pak tua",
katanya, "bandingkan hatimu
dengan hatiku, hatiku sangatlah
sempurna sedangkan hatimu tak lebih
dari kumpulan bekas luka
dan cabikan".

"Ya", kata pak tua
itu," hatimu kelihatan sangat sempurna
meski demikian aku tak akan menukar
hatiku dengan hatimu.
Lihatlah, setiap bekas luka ini adalah
tanda dari orang-
orang yang kepadanya kuberikan
kasihku, aku menyobek
sebagian dari hatiku untuk kuberikan
kepada mereka, dan
seringkali mereka juga memberikan
sesobek hati mereka untuk
menutup kembali sobekan yang
kuberikan. Namun karena setiap
sobekan itu tidaklah sama, ada
bagian-bagian yang kasar,
yang sangat aku hargai, karena itu mengingatkanku
akan cinta
kasih yang telah bersama-sama kami
bagikan. Adakalanya, aku
memberikan potongan hatiku begitu saja
dan orang yang kuberi
itu tidak membalas dengan memberikan
potongan hatinya. Hal
itulah yang meninggalkan lubang-lubang
sobekan - -
memberikan cinta kasih adalah suatu
kesempatan. Meskipun
bekas cabikan itu menyakitkan, mereka
tetap terbuka, hal itu
mengingatkanku akan cinta kasihku pada
orang-orang itu, dan
aku berharap, suatu ketika nanti
mereka akan kembali dan
mengisi lubang-lubang itu. Sekarang,
tahukah engkau
keindahan hati yang sesungguhnya itu
?"

Pemuda itu berdiri membisu dan airmata
mulai mengalir di
pipinya. Dia berjalan ke arah pak tua
itu, menggapai hatinya
yang begitu muda dan indah, lalu
merobeknya sepotong. Pemuda
itu memberikan robekan hatinya kepada
pak tua dengan tangan-
tangan yang gemetar. Pak tua itu
menerima pemberian itu,
menaruhnya di hatinya dan kemudian
mengambil sesobek dari
hatinya yang sudah amat tua dan penuh
luka, kemudian
menempatkannya untuk menutup luka di
hati pemuda itu.
Sobekan itu pas, tetapi tidak
sempurna, karena ada sisi-sisi
yang tidak sama rata. Pemuda itu
melihat kedalam hatinya,
yang tidak lagi sempurna tetapi kini
lebih indah dari
sebelumnya, karena cinta kasih dari
pak tua itu telah
mengalir kedalamnya. Mereka berdua
kemudian berpelukan dan
berjalan beriringan.

"saya teringat orang - orang tersayang sewaktu membaca tulisan ini, termasuk dia.. "
 

 

Jun
26
Filed Under (Uncategorized) by jasmine-1480 on 26-06-2007

kamu perempuan, sudah menjadi kodratmu untuk dipilih bukan memilih.Ingat
itu!

Entah sudah berapa kali kalimat ini
ditujukan pada saya, dan entah sudah berapa kali pula saya merasa sesak setiap
mendengar kata – kata ini.


27 y/o is a yellow light for a woman, most people say it.. Dengan
berbagai alasan mereka berpendapat wanita dengan usia tersebut sudah seharusnya
memiliki seorang pendamping (suami), atau paling tidak future husband.
Jika terlihat masih sendiri, mereka akan mulai menerka - nerka alasan dibalik
kesendiriannya; apakah terlalu memilih ? atau karena terlalu sibuk create a
cash
sampai lupa mencari pendamping? . Pada awalnya saya sedikit terganggu
dengan pertanyaan ataupun pernyataan seperti ini, tapi tidak untuk sekarang.
Saya akan menjawab dengan sebuah senyuman, dan sebuah kalimat singkat
“Bagaimana jika saya katakan the time hasn’t came?


Mana yang lebih menyedihkan? Memutuskan to become a single karena merasa
belum menemukan orang yang tepat
, atau memiliki pasangan karena takut
dengan status single.
Kalau saya jelas memilih yang pertama . Saya tetap
memilih untuk sendiri daripada harus menjalani hubungan tanpa ada rasa didalamnya,
saya tidak bisa. Sebagai seorang wanita, saya juga bermimpi mempunyai sebuah
keluarga, bahkan saya berharap dapat menikah diusia muda dan memiliki banyak
anak, jadi jelas status single bukanlah cita - cita saya, walaupun kenyataannya
hingga saat ini status itu masih melekat.


I feel so sad melihat nilai Keagungan Pernikahan yang mulai bergeser.
Kata - kata perpisahaan/bercerai jadi semakin mudah untuk diucapkan dan
perselingkuhan bukanlah lagi menjadi hal yang biasa. Bukan hanya sedih, tapi
saya juga takut mendengarnya. Saya tidak akan menghakimi atau menilai pasangan
yang akhirnya harus berada pada situasi tersebut, karena saya bukan dan tidak
berada pada posisi mereka, terlebih saya bukan TUHAN, satu - satunya Zat yang
berhak menghakimi perbuatan seseorang, tapi saya mencoba melihat alasan dibalik
semuanya dan menjadikannya pelajaran.


Suatu ketika saya bertanya pada one of my best friend who already become a
wife, what was your reason to say i
do
then get marry. She answer with a simple word,  i wanna be with him for the rest of my life.
Pertanyaan ini saya ajukan tidak lama setelah pasangan saya (used to)
mengatakan maukah saya menikah dengannya. Sejujurnya saya sangat senang dengan
pernyataan my ex, terlebih kami sudah berhubungan cukup lama dan dia salah satu
pria terbaik yang pernah saya kenal. Tapi kenapa saya tidak bisa mengatakan he’s
the one
? ternyata saya tidak bisa menemukan keyakinan.


Memilih pasangan dan menikah bukanlah hal yang mudah,tapi bukan pula hal yang
sulit, you have to use your heart and brain. Tidak seperti memilih sepatu yang
kadang kala walaupun terasa kurang nyaman untuk digunakan tapi tetap kita beli
karena kita sudah terlanjur jatuh cinta dengan modelnya dan kita juga bisa
menggantinya dengan yang baru if it’s already broken, memilihih pasangan tidak
seperti itu. Once you choose someone to become your husband/wife, don’t turn
back to look someone new, and Insyaallah it will be forever.


Jika sebuah sepatu saja boleh saya pilih, yang
sudah pati suatu saat akan rusak dan harus diganti dengan yang baru , mengapa
saya tidah boleh memilih seseorang yang akan selalu menemani sepanjang hidup
saya
?

mz sna

Jun
26

Once again, saya  mendapatkan bukti bagaimana diri kita bisa
begitu berarti bagi seseorang

 

Last Monday i went to charity concert for cancer children di MU cafe.
Kemasannya seru, konser amal dibalut dengan musik Jazz. Dengan tiket seharga
IDR 50rb ( rumayan pas dikantong ) i can
enjoy d’ musik sambil beramal . Selain lewat tiket masuk, mereka juga menerima
sumbangan additional ( Insyaallah hasil yang terkumpul malam itu rumayan untuk
pengobatan adik2 kita  ), dan jika ada yang ingin secara rutin  memberi donatur dapat mentransfer ke rekening
yang tersedia.

 

The concert started on 8pm and end in 12. Para performer malam itu keren
banget, dan diawali dengan hard jazz yang cukup untuk menaikan adrenalin kita
untuk had a lillte move ( sampai akhirnya saya yang semula duduk di 2nd floor
memutuskan untuk turun kebawah agar bisa lebih terbawa arus suananya )

 

Disela pergantian performer, Mr. Panji (Mcnya) memberikan informasi mengenai
tujuan konser malam itu, yaitu memberikan support ( uang, waktu, dan tenaga)
bagi adik-adik kita penderita kanker yang berusia 0-16 thn. Beberapa slide yang menampilkan bagaimana
penderitaan mereka cukup menyentak hati para pengunjung ditampilkan. Ada satu
slide yang menarik perhatian saya, seorang bapak menutup mata dengan tangan
kanannya ( saya yakin dia sedang menangis ) dan tangan kiri menggendong anaknya
yang menderita tumor mata. Saya mencoba membayangkan apa yang dirasakan oleh
bapak itu, seorang anak yang sudah pasti sangat ia sayang tergeletak tak
berdaya karena sakit yang dideritanya, terlebih lagi ia tidak memiliki cukup
dana untuk proses penyembuhan. Bagaimana jika hal yang sama terjadi pada orang
yang saya sayangi??

 

Lalu, bagaimana cara kita menjadi
dunia
bagi adik- adik kita? Dana
sudah pasti dibutuhkan untuk pengobatan fisik, tapi masih ada satu hal lagi
yang tidak kalah penting, yaitu pengobatan mental ( pasien dan keluarga). Adik
– adik itu bukan hanya perlu dioperasi atau melakukan terapy, tapi mereka juga
membutuhkan perhatian, teman untuk bermain agar mereka dapat sedikit melupakan
penderitaan yang sedang mereka alami. Intinya kita harus membantu membuat
mereka tersenyum. Andai saja ada yang dapat meluangkan sedikit waktu untuk mereka.. Kita mungkin tidak memiliki dana atau waktu sebagai bentuk
kepedulian , bagaimana dengan menginformasikan hal ini pada lingkungan
sekitar??

 

Mz sna

 

Jun
24
Filed Under (Uncategorized) by jasmine-1480 on 24-06-2007

"bagi dunia kamu hanyalah seseorang, tapi bagi seseorang kamu adalah dunianya"

aku tersenyum waktu membaca kalimat ini disalah satu web,kalimat yang sangat sederhana, tp memiliki arti yang sangat dalam. Bagi dunia, sungguh kita hanyalah seorang manusia yang tidak ada artinya, tapi bagi seseorang keberadaan kita bisa menjadi begitu sangat berarti. Aku kemudian terhanyut dalam lamunan membayangkan orang - orang yang berada dalam duniaku, orang - orang yang memiliki arti besar dalam pencapaianku.

Setiap orang ( termasuk kamu ) pasti memiliki seseorang / atau lebih yang memiliki arti penting dalam kehidupan. Yang menjadi alasan bagimu untuk terus bernafas dan menapaki hidup.

Siapa mereka??? bagiku yang pasti mereka adalah Ayah - Mama ( panggilanku untuk my parents ) yang membawaku kedunia ini & memberiku kehidupan.  Aku juga membayangkan para sahabat ( can’t imagine living without them) tempatku berbagi, dari melakukan hal - hal gila bersama sampai merenung merencanakan masa depan. Mereka adalah duniaku, dan aku adalah dunia mereka ( GR banget yaa  ^_^ )

siapakah duniamu.. apakah kamu dunia bagi seseorang..

mz sna

Jun
23
Filed Under (Uncategorized) by jasmine-1480 on 23-06-2007

menjadi dewasa itu ternyata tidak enak (baca: tidak selamanya), terlebih disaat kita telah memikul suatu tanggung jawab dengan konsekwensi kehilangan waktu untuk diri sendiri.

karena i’ll b on leave from monday 2 tuesday, i’ll spent my time doing my fav thing ( tentunya setelah selesai dengan acara pindahan2an yg pasti will make me  UuughhHHh..)

2day i get shop,wanna do 1 of my fav thing, COOK ( dah lama bgt ngak melakukan hal yg 1 ini). Idenya datang when i had lunch @ 1 of my fav resto in setiabudi build last thursday n seen this menu, YYUMMIEEE… bgt keliatannya (wanna try that @ home)

lots of idea ada di kepala
now i have much time to write (walaupun hasilnya BIASA bgt)
kangen…kangen my midnight show, with a cup of hot milk and some cracker yg jadi temen setia sampai pagi
salah satu my fav moment, disaat tanggan dan scirpt yang sudah  ada dikepala saling berlomba atau bahkan saat stuck di satu kalimat & bingun mo tulis apa lg sampai2 ketiduran.. dua2nya menyenangkan

Jun
06
Filed Under (Uncategorized) by jasmine-1480 on 06-06-2007

Jika beberapa orang diajukan pertanyaan ( termasuk saya ) seperti berikut “apa yang dapat membuat seseorang menjadi manusia yang bahagia? “ sebagian akan menjawab dengan; Pekerjaan yg Menjanjikan, Rumah yg Besar dan Indah, Orang tua yang Bijak, serta Pasangan yg Setia dan Anak yg Patuh.

Sebagian besar mahluk di bumi ini (terutama di Indonesia) tidak memiliki syarat-syarat kebahagiaan diatas , mereka yang hidup di rumah yang hanya terbuat dari karton bekas, petani miskin yang harus menghabiskan lebih dari 12 jam setiap harinya untuk berada di ladang dibawah teriknya matahari, atau para yatim piatu yang hidup tidak dengan video game atau boneka barbie di panti asuhan , apakah mereka tidak pantas untuk bahagia?? Lalu bagaimana dengan istilah Everybody Deserve to be Happy, apakah hanya Khiasan??? Lalu apa makna kebahagiaan yang sesungguhnya, dan bagaimana cara kita mendapatkannya ?

Pagi itu saya bangun lebih siang dari biasanya. Setelah bersiap dengan sangat tergesa, saya langsung berangkat menuju kantor menggunakan taxi. Dipagi hari jalan kuningan memang selalu padat, jadi saya memutuskan untuk berhenti diseberang kantor dan menggunakan jembatan penyebrangan daripada harus menunggu antrian U turn yang bisa memakan waktu lebih dari 10 menit. Tepat diatas jembatan penyeberangan saya melihat seorang ibu yang membawa barang - barang kebutuhan rumah tanggan ( sapu, ember, dsb) diatas kepala dan ditangannya dalam jumlah yang cukup besar, saya perkirakan usianya sekitar 35 - 40 thn. Ibu tersebut berhenti, nampaknya ia sedang beristirahat. Sekejab saya memperhatikan ibu tersebut, wajahnya terlihat sangat letih. Karena takut terlambat, saya segera mempercepat langkah melewatinya. Sepanjang jalan menuju kantor, pikiran saya terus terpaku padanya. Saya bertanya dalam hati, dimanakah suami dan anaknya?? Atau ia tidak memilikinya?? Kemudian pikiran saya terhenti dan hanyut dalam rutinitas kantor

Setibanya di rumah saya teringat kembali peristiwa dipagi hari. Tiba - tiba saya merasa malu dengan diri sendiri. Akhir - akhir ini saya sering mengeluh tentang pekerjaan yang setiap harinya terus bertambah dan menghabiskan sebagian besar waktu yang saya miliki untuk sejumlah uang yang tidak seberapa (menurut saya). Sebenarnya, jika dibandingkan dengan ibu yang saya lihat tadi pagi, saya termasuk manusia yang beruntung, dan seharusnya lebih bahagia dan bersyukur, bukannya mengeluh seperti yang sering saya lakukan. Akhirnya saya menutup hari itu dengan tersenyum dan mengucapkan “Alhamdulillah”.

Memiliki seorang pasangan ( menikah ataupun belum ) adalah naluri alamiah setiap manusia, tidak terkecuali saya. Beberapa waktu lalu saya berusaha untuk menjalin hubungan yang serius dengan dengan seorang pria. We were talking about our dreams, termasuk made a family. Berbeda dengan hubungan yang sebelumnya, saya merasa yakin dengan yang satu ini, sebelum akhirnya drama itu dimulai dan semua harus berakhir. Saya merasa sangat terpuruk setelah itu, bloody hell moment. Saya terus bertanya “Kenapa” pada ALLAH SWT. Lebih dari satu tahun I live in tears, menutup mata dan telinga, sampai akhirnya The Answer was given.

Kekecewaan mungkin akan datang disaat semua yang kita impikan dan telah kita coba tuk raih tidak menjadi kenyataan, tapi satu hal yang harus diingat, No Pain No Gain , Cry if you wanna cry ( senjata saya yang paling ampuh ), mad is you wanna mad, do whatever you wanna do, jika semua itu bisa mengurangi lara. Setelah itu, stan up again

Pengalaman mengajarkan saya banyak hal, bagaimana saya harus menjalani hidup ini kedepan. Ternyata hidup kita adalah milik kita, GOD has given His script ( Qadha & Qadhar), all we have to do is be a good Actress / Actor. Jalani hidup ini sebaik mungkin, semampu yang kita bisa tanpa melupakan our faith.

Menjadi manusia yang bahagiaan (versi saya tentunya):

Make a reasonable dream. Can u imagine live without a dream?? Semua manusia harus memiliki mimpi/tujuan hidup jika ingin memperoleh kebahagiaan. Jangan mengartikan mimpi sebagai pencapaian sesuatu yang besar, mulailah dengan memimpikan sesuatu yang kecil dan dapat diperoleh dalam jangka pendek. “Saya mau sekolah lagi”.. mimpi saya saat ini..

Go get it!! Have you made a dream? now is a chase time. Memulai sesuatu usaha memang saat yang paling sulit, selalu ada saja alasan untuk menunda atau membatalkannya, well.. it’s up to you, get it or not.

Be grateful to GOD None can read the future, it’s in God’s hand. Apapun yang akan terjadi di depan, just believe He’ll give what we need, be grateful for that, dan ikhlas ( the most difficult part, karena kadar keikhlasan seseorang tidak terukur) menerima takdir .

Tips:

Don’t forget to start your day with smile, it’ll changes your day ( believe me! ) and maybe your smile can brighten up someone’s day  ^_^ (advice from mr syakib “keep smailing bu uthe ")